menu Menu
Menyoal Bilangan Angka 666
Konon, untuk membantu dalam proses menciptakan bumi, Tuhan ciptakan malaikat dengan cahaya api. Disana ada Gabriel, Mikhael, Rafael, Kerubim, dan lain-lain termasuk Azazil. Malaikat terakhir adalah yang paling terkuat dan patuh terhadap semua perintah Tuhan.
By admin Posted in Kolom on August 29, 2018 0 Comments 2 min read
Namek Warisman Previous Jangan Melihat Sebatas Jokowinya Next

Pdt Yehezkiel Ikomou: Sudah dan Akan Dikalahkan Yesus

Oleh: Engelbertus P Degey*

Angka 666 sudah dikalahkan dengan darah Yesus. Untuk apa kita masih meyakini kehadiran sosok Azazil, Dadjal, Iblis atau Luziver. Kuatkan imanmu dalam pohon kehidupan bersama Yesus Kristus, sebab dialah jalan, kebenaran dan Kehidupan (refleksi dari status facebook Paz Yehezkiel Ikomouw medio Agustus 2018).

Bilangan 666 adalah bilangan binatang (bahasa Yunani: Ἀριθμὸς τοῦ θηρίου, Arithmos tou Thēriou). Adalah sebuah konsep dalam kitab Wahyu kepada Yohanes di bagian Perjanjian Baru Alkitab Kristen. Bilangan yang dimaksud adalah enam ratus enam puluh enam (666), walaupun ada naskah kuno yang menyebutkan bilangan “616” dan “665”. Bilangan ini hanya dicatat dalam Wahyu 13:18.

Angka ini merupakan salah satu dari tiga pilihan pada Wahyu 13:17— “an tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain daripada mereka yang memakai tanda itu, yaitu (atau) nama binatang itu atau bilangan namanya.” Istilah “bilangan namanya” juga disebutkan dalam Wahyu 15:2, berbeda dari “tandanya”. Di kalangan dispensasionalis diyakini bahwa “tanda” itu akan berwujud suatu “angka” atau “lambang” yang akan dinyatakan pada “Akhir zaman” (wikipedia.com).

Sekalipun tak terdata, 666 atau 616 adalah diyakini lambang iblis, pengikut Azazil, Lusiver, Iblis atau syetan. Dimana lokasinya, alamatnya, kapan maklumat bahwa 666 itu lambang iblis, tak diketahui.

Konon, untuk membantu dalam proses menciptakan bumi, Tuhan ciptakan malaikat dengan cahaya api. Disana ada Gabriel, Mikhael, Rafael, Kerubim, dan lain-lain termasuk Azazil. Malaikat terakhir adalah yang paling terkuat dan patuh terhadap semua perintah Tuhan. Namun sejak mendengar rencana Tuhan menciptakan khalifah, manusia, maka ia mulai melawan Tuhan. Katanya, mengapa kami malaikat harus menyembah manusia yang terbuat dari tanah yang lembek. Seharusnya, manusia yang menyembah malaikat yang Tuhan ciptakan dengan Cahaya. Tuhan pun murka berkali-kali dan pada saat menipu Hawa, Tuhan mengutuk azazil yang bermuka rupawan itu menjadi jelek dan menyeramkan. Ia bermuka babi hutan, bermata satu, bertanduk kambing dan bermacam-macam. Tuhan usir dia, menghitung umur iblis lewat tali Egaputu, dan tugasnya menjebak manusia agar masuk neraka. Bekas kaki iblis yang panas itu ada di beberapa tempat.

Jika kita belum tau, apakah benar 666 adalah angka iblis. Jika kita belum tau kapan iblis keluarkan angka itu sebagai lambangnya. Jika kita belum tau, apakah KTP / EKTP adalah produk iblis, tak berguna bagi manusia, sementara banyak mahasiswa memerlukan untuk pengurusan status kemahasiswaan atau masyarakat yang dipanggil ke Jakarta membutuhkan EKTP, kenapa kita masih percaya kepada penafsiran wahyu yang belum pasti?

Mengapa kita tidak bisa percaya Yesus yang telah mengalahkan kuasa kegelapan? Dalam film Mel Gibson yang mengerikan itu, iblis muncul berkali-kali, tetapi ketika Yesus mati di kayu Salib, iblis dikalahkan dan menghilang.

Kedepan, dalam perang Dadjal pun, Nabi Isa yang akan turunkan kalahkan raja Iblis itu. Itulah yang diyakini kaum Muslimin. Lalu mengapa kita masih percaya bilangan 666 itu?

*Seniman dan Budayawan.

 

Facebook Comment


Previous Next

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cancel Post Comment

keyboard_arrow_up