menu Menu
Namek Warisman
Bagi pribadi pengendus duit seperti Ahmad Dani yang musiknya udah gak payu, ini lebih menarik daripada jadi Timses Prabowo-Sandi.
By admin Posted in Abdul Munib on August 31, 2018 0 Comments 4 min read
Penerimaan Praja IPDN 2018 di Tanah Papua, 99% Asal Non Papua Previous Menyoal Bilangan Angka 666 Next

Nenek Warisman

Bagi seorang gila panggung, projek menciptakan kerusuhan di Indonesia agar Pemilu gagal adalah panggung besar dengan dana Imperium Kapitalis Global yang sangat besar. Bagi pribadi pengendus duit seperti Ahmad Dani yang musiknya udah gak payu, ini lebih menarik daripada jadi Timses Prabowo-Sandi. Desain #GantiPresiden adalah skenario tahun 2011 bulan Maret di kota kecil Deraa Suriah. Semula kecil saja, tapi itulah awal perang dan kehancuran disana. Targetnya pemerintah terpancing dan Isyu HAM akan membuka pintu buat campur tangan Barat masuk.

Kang Mat : Secara logika konsep #GantiPresiden sangat lemah. Semula ada sedikit argumentasi, bahwa itu berasal dari lawan Jokowi. Tapi ketika KPU RI sudah menetapkan dua pasangan calon presiden dan tagar itu makin menggila, jelas ada agenda besar : Mensuriahkan Indonesia lewat kebodohan rakyatnya. Ketika tujuannya Jokowi Kalah, seharusnya tagar itu terkonversi jadi #PilihPrabowo, karena itulah cara konstitusional satu-satunya yang tersedia untuk mengalahkan Jokowi. Indoneaia kacau itulah tujuan #GantiPresiden. Dan uang tanpa limit telah disediakan untuk itu.

Santri Kalong : Uang dari mana Kang, kok banyak sekali uangnya ?

Kang Mat : Long kata Mahatma Gandhi pemilik pesta hari ini adalah Barat. Imperium Kapitalis Global, sedikit orang dibalik zionisme yang menguasai moneter dunia. Hari ini memang milik mereka, tidakkah kau membaca surat nomor 17, surat Bani Isroil. Siapa yang akan membuat kerusakan dua kali di muka bumi. Tapi hari mereka ada batasnya.
Kesadaran rakyat akan cahaya kebenaran adalah masa suram para musuh Tuhan itu.
Keberhasilan mereka itu bersumber dari kebodohan rakyat yang mau tunduk kepada uang mereka.

Santri Kalong : Lalu harus bagaimana kita menghadapi keadaan ini ?

Kang Mat : Ajak rakyat memakrifati hakikat kekinian dunia dan hubungannya dengan negara kita dan leher kita masing-masing. Karena jika tak waspada kita hanya akan jadi ayam potong dibawah pisau jagal mereka. Kita punya falsafah Pancasila. Sempat diragukan oleh Sukarno dengan Nasakomnya dan dipolitisasi Suharto selama 32 tahun. Kalau kita ambil pusaka sakti itu dengan baik, tak ada kekuatan apa pun di muka bumi ini yang bisa mengguncang negeri yang terkait ke langit dengan dasar tauhid dan keadilan.

Santri Kalong : Caranya bagaimana ?

Kang Mat : Menangkan dulu peperangan di matrik ideologi. Sekarang peperangan itu ada di seputar pertanyaan Facebook tiap hari di dindingmu : Apa yang Anda pikirkan ? Itulah yang namanya mahiyah. Ranah utopia yang mereka mainkan dengan seluruh kemajuan ilmu psikologi bagaimana caranya mencuci otak publik, lalu merubah prilaku. Mereka memainkan sihir repetisi, kebatilan atau irasionalitas yang diulang-ulang yang akan jadi kebenaran palsu yang didukung banyak orang.

Santri Kalong : Apakah tujuan mereka semata-mata manguasai sumberdaya, uang begitu?

Kang Mat : Sumberdaya harta dunia, uang sudah lima ratus tahun terakhir ada ditangan mereka. Mereka punya tujuan lain yang lebih dahsyat. Tidakkah kamu menemukan ayat kitab suci, Tuhan mengingatkan selalu siapa musuh agungmu. Iblis dengan sistem anti-Tuhan sedang bekerja dengan masif.

Santri Kalong : Bukankah iblis itu menurut surat Kahfi, adalah dari bangsa jin?

Kang Mat : Ya jin itu mahiyahnya, utopia nya. Namun karakter atau tabiat nya bisa berada dalam spesies manusia. Iblis dalam bentuk manusia lebih memiliki daya penghancur bagi perjalanan jiwa manusia. Wajah-wajah pelaku kezaliman kau lihat mereka baik-baik, pahami secara huduri siapa hakikat mereka.

Santri Kalong : Bagai mana prakteknya mengenal Tuhan dan menegakkan keadilan, misi Pancasila yang juga misi seluruh nabi ?

Kang Mat : Engkau kenali rumah musuhmu, rumah nabimu dan rumahmu sendiri. Kenali baik-baik tiga rumah ini. Jangan pernah tunduk kepada kezaliman, itulah praktek kalimat tauhid. Cari jawaban dari pertanyaan siapa dirimu, mau kemana tujuan, dengan cara apa dan siapa penunjuk jalan ? Kaummu akan berubah bergantung kepada jiwa masing-masing yang bertekad merubahnya. Kenali Indonesia, bangsa dan kaummu, karena ini juga bagian yang akan ditanyakan Tuhan kepadamu. Negeri Saba yang baik adalah dirimu yang bangkit bersama Indonesia. Membencinya dan mencintainya akan menjadi garis demarkasi. Tuhan maha tahu rahasia hati kita. Tetap terjaga dalam kewaspadaan. Sing akeh ngombe kopi.

Santri Kalong : Ada salam dari Neno Warisman Kang ?

Kang Mat : Oh ya. Bagaimana kabarnya dia, apa masih lincah seperti artis pop dulu ?

Santri Kalong : Lebih top dari sebelumnya. Kini namanya mendunia.

Kang Mat : Sampaikan juga salam saya. Bilang dia hati-hati dengan berhala. Ia juga bisa dalam bentuk panggung.

Angkringan Filsafat Pancasila

Facebook Comment


Previous Next

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cancel Post Comment

keyboard_arrow_up