menu Menu
4 articles filed in
Abdul Munib
Previous page Next page

Mahfud MD,  Usul Naik Motor Sendiri-Sendiri

Mahfud MD,  Usul Naik Motor Sendiri-Sendiri Gus Dur pernah memanggilnya untuk dijadikan Menteri Pertahanan RI.  Dia bingung. Setelah pertemuan terakhir di sebuah seminar di Kampus UII Jogjakarta 16 tahun sebelumnya, Gus Dur masih ingat dirinya,  bukan saja ingat tapi memanggilnya bahkan,  menjadikannya seorang menteri. Terlebih heran lagi menteri yang ia merasa tak ada hubungannya dengan […]

Continue reading


Ekonomi Pancasila dan Konsep Periode Kedua Jokowi

Ekonomi Pancasila dan Konsep Periode Kedua Jokowi Oleh: Abdul Munib Ekonomi Pancasila yang tahan banting dan eksis di segala cuaca, adalah ekonomi yang tidak banyak bergantung pada import,  artinya semua yang kita butuh kita bisa bikin sendiri khusuanya pangan. Swa sembada pangan kita harus berbasis gerakan budaya seperti masyarakat Desa Ciptagelar di suku Gunung Halimun […]

Continue reading


Baku Pukul

Bahasa berkelahi kalau untuk ukuran Indonesia Timur itu sangat sopan. Teman-teman disana biasa bilang Bakupukul, Baku Injak, baku hajar. Lebih seru.

#Bakupukul Oleh: Abdul Munib Bung Cebong : Kampret ribut plintir soal perkataan Presiden : Junjung tinggi perdamaian dan persaudaraan. Tapi kalau ada yang ajak berkelahi ya harus berani. Kampret mau mengulang kesuksesan Modus Pulau Pramuka ? Kang Mat : Bahasa berkelahi kalau untuk ukuran Indonesia Timur itu sangat sopan. Teman-teman disana biasa bilang Bakupukul, Baku […]

Continue reading


Anggukan Nusantara dan Kotek Antek

Entah sampai kapan dagelan-dagelan ini akan berakhir. Sampai si donatur putus asa dan langsung menyerang Indonesia secara militer?

Anggukan Nusantara dan Kotek Antek Oleh Abdul Munib Masuk dalam idiom bahasa kekinian negeri ini istilah Kecebong dan Kampret. Yang terjadi di Batam atas Neno adalah serangan balik Cebong setelah Kampret mendemo Martabak putra presiden di Solo. Batam tak menerima provokator setelah sebelumnya Solo mendemo Martabak. Konon donatur Kampret sudah sangat putus asa,  uang banyak […]

Continue reading



Previous page Next page

keyboard_arrow_up