menu Menu
18 articles filed in
Religion
Previous page Next page Next page

Mimpi Besar: Modio Areal Bersejarah dan Berziarah

Hal ini tentunya selaras dengan semangat otonomi khusus. Mengangkat dan mempertahankan keistimewaan dan keunikan Papua.

MIMPI BESAR: MODIO AREAL BERSEJARAH DAN BERZIARAH Oleh : Biru Kira* Ada dua tujuan mengapa hal ini dituliskan disini. Pertama, sebagai dokumen bagi para pastor yang nanti akan bertugas menggantikan kami di Paroki Modio. Dengan adanya dokumen ini, para pengganti bisa tetap melanjutkan hal dan mimpi yang sama, yakni menjadikan Paroki Modio sebagai areal bersejarah […]

Continue reading


Dalai Lama: Tidak Masalah Dengan Pernikahan Sejenis

"Jika dua orang, sepasang, benar-benar merasakan hal seperti itu, merasakan manfaat, banyak kepuasan, dan kedua belah pihak sepenuhnya setuju, maka tidak masalah!" kata Dalai Lama.

Pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama baru-baru ini menyuarakan mendukung kesetaraan perkawinan selama wawancara dengan Larry King di acara Larry King Now. Dia mengatakan dirinya tidak masalah dengan perkawinan sesama jenis. Meskipun dia telah mengacu pada naskah-naskah Buddhisme tentang pelarangan keintiman seks sesama jenis di masa lalu, tapi pandangannya tentang isu itu tampaknya telah berevolusi selama […]

Continue reading


Paus: Saya Percaya Tuhan, tetapi Bukan Tuhan Katolik

"Saya percaya akan Tuhan, tetapi bukan (kepada) Tuhan Katolik," kata Paus kepada pendiri dan mantan editor harian La Repubblica, Eugenio Scalfari.

VATICAN  — Paus Fransiskus kembali membuat pernyataan yang mencengangkan. Dalam wawancara dengan harian terbitan Italia, La Repubblica, Paus asal Argentina itu menjelaskan keyakinannya akan Tuhan. “Saya percaya akan Tuhan, tetapi bukan (kepada) Tuhan Katolik,” kata Paus kepada pendiri dan mantan editor harian La Repubblica, Eugenio Scalfari. Scalfari yang sudah cukup terkejut mendapatkan kesempatan wawancara pribadi […]

Continue reading


Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (3/Mumai)

Dari uraian ini, apakah Kitab Touye yang dimaksud Koyeidabaa itu Kitab Suci Alkitab? Kalau menurut saya, YA. Karena Yesus dalam perjalanan hidup Yesus jelas-jelas mengajarkan Kabo Mana tersebut.

Apakah sikap dan tindakan yang dibuat Koyeidaba ini sejalan dengan ajaran-ajaran dasar orang Mee yang disebut Kabo Mana? Menurut saya, YA. Karena dalam buku Mapia yang saya teliti, orang Mee mengenal tiga ajaran pokok yaitu, ajaran Kabo Mana (pada jaman Isolemen), ajaran Tota Mana (pada jaman Simbiotik) dan ajaran Kristen (di jaman Modern). Didalam Kabo […]

Continue reading


Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (2)

“We are the first and the last”. Dalam Latin: “Alfa Omega”. Dalam ajaran Tota Mana atau Touyelogia ada istilah: “Awigi Popo – Uwagi popo atau Awi Papa dan Uwai Papa” atau “Touye Papa” – cahaya yang mengabadi.

Awalnya, menurut Yakobus Wakei (1998), nama itu dipakai sebagai  nama Lembaga Perhimpunan Touse-Mukaise Indonesia (didirikan sekitar tahun 1992). Nama tersebut berani dipakai  setelah alm Otouwgaidawii Wakei mendapat ilham lewat mimpi bahwa, nama Touse sudah bisa digunakan. Nama itupulalah yang menjadi perhatian serius filsuf orang Mee, Manfred Mote. Beliau menggali nama itu menjadi sebuah ilmu yang […]

Continue reading


Koyeidaba dan Touye Kapogeiye (1)

“Daba” artinya “miskin papa”. Koyei, secara etimologis, dari kata “Ko” dan “Yei”. Ko dipakai untuk menyapa seorang perempuan (tunggal). Sedangkan perempuan dalam jumlah yang banyak disebut Koukoo. Sebaliknya untuk laki-laki disapa Kee (tunggal), atau keikee (jamak). Yei adalah nama lain dari sapaan “Wahai”. Jadi Koyeidabaa artinya, “Wahai perempuan miskin papa – [saya hadir untuk menyelamatkanmu]”. Dalam kurung kami tambahkan sendiri.

KOYEIDABAA ialah tokoh mesianis orang Mee yang memiliki karisma untuk mengadakan makanan hanya dengan menggosokkan tangan di badan. Koyeidaba hadir ketika orang Mee mengalami kelaparan  dan kekeringan berpepanjangan. Banyak versi muncul dibalik kematian tokoh karismatik  itu. Ada yang menyebut, ia dibunuh karena napotis (karisma dipakai untuk keluarga sendiri), versi lain, Koyeidaba dipanah karena orang Mee […]

Continue reading


Dua Pesan Penting Saat Resmikan Makam Auki

Jangan bawa datang anak anak dipiara orang tuamu. Kalau sudah dewasa, jangan bebankan semua masalah dan keluhan kepada orang tua. Jadilah orang yang mandiri atas keringatmu sendiri.

Dalam upaya mewujudkan Modio sebagai tempat bersejarah dan berziarah, umat Paroki Modio merenovasi makam Auki yang terletak di bukit Gokoti. Pada saat yang bersamaan pula, umat Paroki membuat jalan salib yang melingkari kampung Modio. Sebelum memberkati dua tempat penting ini, uskup Timika, Mgr Jhon Philip Saklil, Pr memimpin misa kudus di Gereja Modio pada tanggal […]

Continue reading


Auki Ditetapkan Menjadi Tokoh Gereja Oleh Uskup Timika

......Sejarah panjang Auki Tekege bersama teman-temannya, merupakan bukti bahwa leluhur orang Papua sungguh sangat menghargai karya besar Tuhan bagi umat manusia.

Bulan Oktober 2015 di wilayah Mapia, berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Selain munculnya musim Jangkrik yang menjadi makanan bergizi bagi masyarakat setempat, di bulan yang sama juga, tokoh masyarakat Mapia, Auki Tekege, ditetapkan menjadi Tokoh Gereja oleh Uskup Timika, Mgr John Philip Saklil, Projo. Suasana penetapan Auki Tekege sebagai Tokoh Gereja menjadi unik dan meriah, […]

Continue reading


Kisah Auki (5/Habis): Ini Pesan Terakhir

Sebelum Auki meninggal hanya ada satu pesan yang ditinggalkan kepada anak-cucunya, kepada orang Modio dan Mapia khususnya dan orang Irian umumnya.

Auki ialah manusia pra Modern yang belum tahu apa itu Injil atau Alkitab apalagi perkembangan dunia luar. Tetapi dengan gigih berjuang menghadirkan kabar suka cita di daerah pedalaman melalui hubungan dagang yang sudah lama dijalin dengan suku Kamoro. Dalam sejarah perkembangan bangsa barat ke wilayah ekspansinya sering terjadi perang dengan bangsa pribumi. Namun pertemuan awal […]

Continue reading


Kisah Auki (4): Pentingnya Gerakan Edage Bagee

nama EDAGE BAGE menimbulkan pikiran, bahwa hanya didalam pagar orang bisa aman terhadap bencana dan tanpa susah payah dapat menikmati kesuburan bumi.

Kedatangan misi dan zending telah membawa banyak perubahan-perubahan. Banyak pemuda-pemudi dididik berpola asrama, ada pula yang dibawah keluar untuk studi di luar daerah bahkan diluar negeri. Itu semua dilakukan agar pada suatu saat mereka dapat membangun daerahnya sendiri berlandaskan budaya dan ajarannya. Salah seorang putra Me yang benar-benar menyadari akan hal itu adalah Zakheus Pakage. […]

Continue reading



Previous page Next page

keyboard_arrow_up